Kementan RI – Komisi IV DPR RI Gelar Bimtek Menagemen Peternakan di Bantaeng

  • Bagikan
Anggota DPR RI, Azikin Solthan memberikan sambutan pada Bimbingan Teknis Menagemen Peternakan di Hotel Seruni, Kecamatan Bantaeng.

FAJAR.CO.ID, BANTAENG – Kementrian Pertanian bekerja sama dengan Komisi IV DPR RI menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Menagemen Peternakan di Hotel Seruni, Kecamatan Bantaeng, Kamis (15/6).

Dalam kesempatan itu kurang lebih 500 peserta mengikuti kegiatan tersebut selama tiga hari. Anggota Komisi IV DPR RI, Azikin Solthan mengatakan, maksud dari pada Bimtek ini dalam rangka mengoptimasi pelaksanaan kegiatan peternakan termasuk makanan ternak.

“Menurut Kementerian Pertanian khususnya Direktorat Jenderal Peternakan bahwa di Kabupaten Bantaeng ini mempunyai potensi yang sangat besar pada pakan ternak, oleh sebab itu kita harapkan bahwa pakan ternak yang ada di Kabupaten Bantaeng sebagai potensi harus dikelola secara baik sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat peternak di daerah ini,” kata dia.

“Bahkan katanya Pak Kepala Dinas Pertanian Bantaeng kalau ada pemuda-pemuda yang memang mempunyai bakat dan potensi untuk melaksanakan kegiatan peternakan, saya ingin mengirim ke Kalimantan Selatan untuk memperlihatkan sistem pengembangan peternakan di sana yang baik, bahkan ada indukan kambing itu mempunyai berat 90 kilogram,” tambahnya.

Lebih lanjut, pakan ternak di Bantaeng punya potensi yang sangat besar. Tapi potensi yang esar kalau tidak dikelola dengan baik tidak mungkin akan bermanfaat bagi masyarakat.

“Oleh sebab itu potensi yang ada harus dikelola secara optimal oleh manusia-manusia kita-kita ini sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Budi Darmawan mengatakan, potensi peternakan di Kabupaten Bantaeng memang cukup menjanjikan. Bahan-bahan lokal yang ada di Kabupaten Bantaeng cukup subur untuk dijadikan tanaman hijau pakan ternak.

“Tentunya kita apresiasi dengan adanya bimbingan teknis ini tentunya dapat membantu para peternak kita untuk mengolah pakan dengan baik. Kita ketahui bahwa menyangkut pakan dalam peternakan itu adalah biaya yang tertinggi. Costnya paling tinggi jadi kita harapkan dengan ini peternakan bisa mengeluarkan biaya yang rendah dan menghasilkan potensi-potensi peternakan yang lebih baik,” kata dia. (*)

  • Bagikan